South Korea - A Family Adventure (Part-6. Everland's Magic!)

Pagi ini Hugo lebih excited dari biasanya karena dia sudah kita ceritain akan melihat Thomas & Friends, kuda, dan juga Pororo.  Anak kami ini tidak sulit bangun pagi, antara dia yang duluan bangun atau kita duluan.  Pkl. 06.00 waktu Korea (sekitar pkl. 04.00 waktu Indonesia Barat) kami semua sudah bangun dan bersiap-siap untuk segera keluar hotel.  Target kami pkl. 08.00 kami sudah berjalan menuju Jongno 3 (sam)-ga Station.  Pagi ini tidak sempat untuk sarapan nasi, jadi kami sudah membeli mie instant malam sebelumnya untuk sarapan kami pagi ini.  Setelah semua beres kami segera meninggalkan hotel menuju stasiun.

Untuk menuju Everland ada banyak sekali jasa tour yang bisa diikuti, tinggal ketik di google, “everland tour”, maka akan muncul banyak tour yang bisa dipilih dengan rata-rata biaya 70 USD / orang dewasa dan 60 USD untuk anak-anak berusia 24 bulan - 12 tahun.  Salah satu contohnya adalah Package Korea.  Saya sudah membaca semua ketentuan Everland Tour dan rata-rata berangkat pkl. 09.00 dan kembali pkl. 16.00.  Permasalahannya adalah apabila kembali pkl. 16.00 maka tidak akan bisa menonton Moonlight Parade yang baru mulai pkl. 19.30.  Maka kami putuskan untuk pergi dan pulang sendiri menggunakan subway sekaligus mencoba line subway khusus Everland yaitu Everline.

Banyak risiko yang harus ditanggung apabila travel dan mencoba mencari-cari cara pergi sendiri tanpa bantuan tur.  Yang paling sadis itu kalau waktu habis karena mencoba mencari-cari jalan atau bertanya-tanya ke orang sekitar dan orang yang ditanya tidak bisa bahasa inggris.  Kelar deh haha.  Apalagi waktu untuk berjalan-jalannya cukup singkat sehingga akan sangat sayang apabila waktu habis untuk hal-hal yang kurang penting.  Ada banyak jasa tur sekarang ini yang mempermudah kita untuk mengunjungi suatu tempat, terutama paket-paket asik yang lumayan menghemat waktu seperti paket Everland ini. Harga sudah termasuk round trip bus Seoul / Suwon -> Everland Full Day Package.  Tiket berbentuk QR code pun dikirim melalui email sehingga pada saat mau masuk Everland QR code tinggal scan aja.  Beres deh :) 


Berikut daftar kereta yang harus dinaiki menuju Everland dengan waktu tempuh total kira-kira 1.5 jam dengan catatan berangkat dari Jongno 3 (sam)-ga Station.

Format:  [Stasiun asal].  [Line] ke arah [stasiun tertentu, lihat di papan subway] dan turun di [stasiun tujuan].  [Biaya].

Menuju Everland:

  1. Jongno 3 (sam)-ga Station.  Naik Subway Line No. 3 (warna orange) ke arah Chungmuro dan turun di Yangjae Station. Biaya +/- 1.150 KRW (dewasa) dan anak dibawah 3 tahun gratis.
  2. Yangjae Station.  Naik Subway Red Shinbundang DX (warna merah) ke arah Yangjae Citizen’s Forest / Cheonggyesan dan turun di Jeongja Station.  Biaya +/- 2.150 KRW (dewasa) dan anak dibawah 3 tahun gratis.
  3. Jeongja Station.   Naik Subway Bundang Line (warna kuning) ke arah Migeum / Ori dan turun di Giheung Station.  Biaya +/- 1.150 KRW (dewasa) dan anak dibawah 3 tahun gratis.
  4. Giheung Station.  Naik Green Everland Metro Line (Everline) ke arah Kangnam University dan turun di Jeondae Station, Everland.  Biaya +/- 1.100 (dewasa) dan anak dibawah 3 tahun gratis.
  5. Jeondae Station, Everland.  Naik bis Everland di bawah stasiun turun di pintu utama Everland.  Gratis.

trazy.com

Menuju Jongno 3 (sam)-ga Station (kembali dari Everland):

  1. Pintu utama Everland.  Naik bis Everland turun di Jeondae Station.  Gratis.
  2. Jeondae Station.  Naik Green Everland Metro Line (Everline) ke arah Bopyeong dan turun di Giheung Station.  Biaya +/- 1.100 (dewasa) dan anak dibawah 3 tahun gratis.
  3. Giheung Station.  Naik Subway Bundang Line (warna kuning) ke arah Singal dan turun di Jeongja Station.  Biaya +/- 1.150 KRW (dewasa) dan anak dibawah 3 tahun gratis.
  4. Jeongja Station.  Naik Subway Red Shinbundang DX (warna merah) ke arah Jukjeon dan turun di Yangjae Station.  Biaya +/- 2.150 KRW (dewasa) dan anak dibawah 3 tahun gratis.
  5. Yangjae Station.  Naik Subway Line No. 3 (warna orange) ke arah Seoul National University dan turun di Jongno 3 (sam)-ga Station.  Biaya +/- 1.150 KRW (dewasa) dan anak dibawah 3 tahun gratis.

Setelah tiba di pintu utama Everland, sebagai foreigner kami menuju loket di sebelah kanan, tunjukkan passport dan discount coupons.  Download discount coupon disini.  Dengan discount coupons harga tiket masuk yang semula 48.000 KRW untuk dewasa menjadi 38.000 KRW.  Untuk anak-anak dibawah 3 tahun tetap gratis.  Lumayan kan? :)


Tips mengunjungi Everland.  Everland adalah Amusement Park terbesar di Korea Selatan dengan rangking-4 amusement park terbesar di dunia dan rangking-13 dunia untuk banyaknya pengunjung per tahun.  Hampir mustahil untuk menjalani Everland dalam waktu sehari, makadari itu setelah mendapatkan map dari ticket counter segeralah buka dan tandai dengan pensil / pen tempat-tempat mana saja yang ingin dikunjungi.  Kenapa ditandai? agar tidak habis waktu berputar-putar cari wahana yang ingin di jalani.  Tandai juga tempat makan siang dan makan malam.  


Mengapa kami mengunjungi Everland dan bukan Lotte World?  Sebenarnya sama bagusnya, bedanya adalah:

  1. Everland adalah outdoor theme park dan Lotte World indoor theme park.
  2. Everland adalah theme park 4 musim, mereka mengganti terus dekorasi bunga seluruh theme park sesuai dengan musim.  Pada saat kami datang dekorasi bunga adalah bunga tulip.
  3. Everland memiliki T-Express.  Salah satu Wooden Rollercoaster dengan jalur turunan tercuram di dunia.  
  4. Hugo lebih suka aktivitas outdoor dibanding indoor.

Jadi sesuaikan saja dengan keinginan keluarga dan perkiraan cuaca.  Karena apabila cuaca buruk berhari-hari lebih baik jangan mengunjungi Everland.


EVERLAND
두산타워


Pertama-tama kami berfoto-foto dulu dengan bunga tulip, maklum baru pertama kali lihat bunga tulip :)  Hati-hati ya, bunga tulipnya lengkap dengan lebahnya haha.

Happy kid :)

Sebelum ke Pororo 3D Adventure, perut kami sudah berbunyi minta diisini, jadi kami mengisi perut dulu di [restoran burger].  Setelah itu Hugo langsung masuk ke Pororo World, sudah teriak-teriak dari pintu masuk minta pororo.  Di Pororo 3D Adventure ini bisa menonton Pororo & Friends menari diiringi lagu yang bagus-bagus.  Hugo senang sekali disini dan saking senangnya keluar dari Pororo World ini minta dibelikan satu set Pororo Toys.  Kaching!  Prepare your wallet get bloody folks! 

Setelah Pororo 3D Adventure langsung menuju Thomas & Friends.  Antrian Thomas & Friends cukup panjang, jadi mainan Pororo terpaksa dibuka dan dikeluarkan satu supaya Hugo tidak bosan menunggu.  Kereta Thomas & Friends ini menyenangkan untuk dinaiki karena kita diajak mengelilingi Everland sambil melihat-lihat.  Saat menuju wahana Thomas & Friends istri dan adik ipar saya menemukan spot foto kereta kuda yang dipakai pada K-Drama berjudul “Kill Me, Heal Me”, akhirnya berhenti dulu untuk berfoto :)

Setelah Thomas kami berfoto-foto di air terjun vertical dengan patung-patung Yunani lalu Hugo ingin bermain mobil-mobilan sebentar.  Nah untuk bermain mobil-mobilan ini butuh koin, sementara kami merogoh kantong masing-masing untuk mencari koin, Hugo karena tidak sabar dia pun menangis dan didengar oleh orangtua yang lain melewati kami dan memberikan kami dua buah koin 1.000 KRW.  Saya berkata, "It's okay thank you" dan istrinya menjawab, "no, please take it, it's a gift for your son."  Kami pun berterimakasih kepada suami-istri tersebut dan mereka pun melanjutkan berjalan.  Baik sekali :)  Setelah bermain mobi-mobilan kami menyeberang ke bawah menuju wahana Kuda Pony.  Ternyata pada saat menaiki kuda Pony, Hugo ‘ngambek’ karena ngantuk berat dan tidak mau menaiki Pony kalau tidak naik bersama mama nya.  Peraturan tidak membolehkan orang dewasa menaiki kuda tersebut dan untungnya ticket bisa di refund apabila anaknya ‘ngambek’.  Untunglah :) 

Setelah disetujui bersama keinginan saya untuk memasuki wahana safari pun kesampaian.  Walaupun safari semacam ini ada dimana-mana termasuk di Indonesia, cuma satu alasan saya ingin memasuki safari ini, ingin melihat Liger!.  O iya, di setiap wahana yang populer akan terlihat LED di depan pintu masuk yang menampilkan waktu perkiraan mengantri dan saya lihat waktu mengantri untuk safari ini 30 menit.  Setelah semua setuju barulah kami masuk untuk mengantri.  Antrian ternyata tidak sampai 30 menit kami pun sudah memasuki bis.  Nah disini ‘penyakitknya’ Hugo, masuk bis, goyang-goyang sedikit, tidur! hahaha.  Akhirnya saya pun melihat Liger yang langka.  Besar sekali campuran Singa dan Harimau ini, pada saat bis kami lewat Liger ini akan berkelahi dengan 2 ekor harimau dan perkelahian batal terjadi karena auman Liger mengusir kedua harimau tersebut.  Cool!

Karena Hugo sudah tertidur, kesempatan istri dan adik ipar saya menaiki T-Express dengan antrian 1 jam 20 menit.  Saya mendorong stroller Hugo sambil berfoto-foto sekitar T-Express dan karena cuaca semakin malam semakin dingin menusuk tulang saya pun membawa Hugo masuk ke Coffee Shop di dekat T-Express sambil menunggu istri dan adik ipar saya.


Tips menaiki T-Express (menurut istri dan adik ipar).  Di dalam diumumkan bahwa orang-orang yang memiliki sakit tenggorokan, jantung, dan sedang flu dilarang naik karena suhu pada saat di atas T-Express ditambah angin kencang adalah sekitar -7 derajat celcius.  Sebelum naik segala macam kalung dan syal yang mengelilingi leher harus dilepas dan ada senam bersama sebelum naik T-Express.  Kenapa senam? karena ‘bantingan’ pada saat tikungan berpotensi menyebabkan pegal-pegal.  Pengalaman menaiki T-Express tak terlupakan menurut mereka.  Jadi, belum ke Everland kalau belum mencoba T-Express.  Karena saya phobia tinggi jadi saya sendiri pass menaiki wahana semacam ini haha.


trazy.com

Suasana menjelang malam di Everland bagi saya cukup mellow, terutama pada saat lampu-lampu mulai menyala.  Feels like magic.  Jadi teringat masa-masa kecil saya bersama orang tua saya sering dibawa pergi ke Dufan.  Sekarang saya jadi tahu perasaan orang tua saya dulu, kalau mendengar cerita orang tua saya bagaimana saya dulu waktu kecil tidak bisa diam, lari sana/i, begitulah saya melihat Hugo sekarang, kayanya sudah turunan hehe.  Badan cape tapi kalau lihat dia tertawa terus seharian ini, lelah pun hilang.  Lalu saya pun melihat Hugo yang sedang tidur di stroller, hmm, kira-kira dia ingat tidak ya pernah jalan-jalan seperti ini? Mungkin saat dia besar nanti seandainya semua foto dan video selama perjalanan ini dia lihat dan tonton pun sepertinya tidak akan ingat.  Well, who knows right? Yak, cukup nostalgia, mari lanjut bersenang-senang. :)

Tadinya mereka ingin menaiki sekali T-Express ini tapi batal karena Moonlight Parade akan dimulai.  Kami pun menuju posisi awal Moonlight Parade yaitu disekitar LED Garden.  Karena masih 20 menit baru mulai, kami pun berfoto-foto dulu di sekitar LED garden.  Pada saat kami lagi asik berfoto-foto tiba-tiba lampu-lampu seluruh Everland mati mendadak.  Kami terkejut sekali, kami pikir mati lampu, ternyata pengumuman mengatakan bahwa Moonlight Parade segera dimulai.  Kami pun berlari cari posisi yang bagus untuk menonton.  Walaupun saya tidak mengetahui satupun karakter yang ditampilkan pada parade ini, saya pribadi menyukai performance mereka.  Theme song yang diusung pun sangat bagus, nempel terus walaupun sudah berhari-hari.  Jangan pernah dibandingkan dengan Disney Electrical Parade di Disneyland karena akan sangat berbeda impact-nya.  Karakter Disney sudah ada sejak kita kecil jadi familiarity akan sangat mempengaruhi cara kita menikmati.  Jika saya membandingkan keduanya secara objektif, bagi saya sama saja kerennya kok.  :)

Parade ini berlangsung sekitar 30 menit dan mereka berkumpul di lapangan utama untuk lanjutan shownya, tetapi kami tidak mengikuti sampai kesana dan lanjut berfoto-foto disekitar LED garden dan terakhir berfoto di LED Fountain.  Setelah selesai mengambil foto se grup muda/i di LED foundtain (dimintain tolong soalnya hehe) kami pun segera menuju ke pintu utama untuk pulang ke hotel.  

Setelah kami menaiki Everline, posisi duduk Hugo adalah diantara saya di paling kanan, Hugo di tengah, dan mama nya di sebelah kiri Hugo.  Tiba-tiba saya melihat Hugo duduk dengan posisi condong ke depan dan melihat ke sebelah kanan saya sambil melambaikan tangan dan senyum-senyum.  Curiga, saya pun melihat ke kanan.  Ternyata, dia tertawa kepada wanita cantik berkacamata di seberang kanan saya (samping pintu masuk).  Tiba-tiba wanita tersebut pun tergesa-gesa membongkar tas nya dan mengeluarkan sebuah muffin cokelat lalu berlari menghampiri kami dan berjongkong memberikan kue tersebut kepada Hugo.  Ya Hugo lagi nolak makanan hahaha.  Kamsahamnida kata Hugo dan wanita tersebut pun tersenyum sambil kembali ke tempat duduk.  Di perhentian berikut wanita tersebut pun turun sambil melambaikan tangan.  Goodbye auntie, thanks for the muffin, hope we'll meet again. Pengalaman ini bukan pertama kali, berkali-kali nanti selama perjalanan Hugo mendapatkan kebaikan dari banyak orang, terutama orang tua. :) 

1.5 jam di perjalanan pulang kami pun tiba di hotel.  Lelah tapi sangat menyenangkan.  Everybody happy.  Hugo pun tidur sambil senyum-senyum :

Setelah selesai bersih-bersih dan merapikan semuanya kami pun segera tidur karena keesokan hari kami akan berangkat ke Nami.

Hari ke-2 di Seoul pun berakhir.  Sampai jumpa di Part-7.  Nami Island & Arirang Shop

Wira Siahaan