Japan - A Family Adventure (Day 2 - Legoland Nagoya & Nabana No Sato)

Pagi Pertama di Jepang

Pagi pertama kami di Jepang. Dinginnya makin terasa karena angin yang cukup kencang. Mungkin karena dibantu angin kencang makanya pengendara sepeda disini semua ngebut-ngebut hehe.

Lingkungan guest house tempat kami menginap cukup menyenangkan. Tepat dibawah penginapan kami ada bar, lalu sekitar 5 menit ada Convenient Store Aeon Mini Stop.  Stasiun Arako juga tidak terlalu jauh, hanya sekitar 10 menit berjalan kaki.  Walaupun pemilik guest house tidak ada di tempat selama kami menginap disitu, respon pemilik sangat cepat apabila di email.

Saya sendiri sudah beberapa kali ke Jepang tapi baru sekali ini mengunjungi Nagoya.  Saya senang sekali bisa berada di kota ini, selain katanya Oda Nobunaga lahir di Nagoya Castle (masih perdebatan), markas Toyota pun kabarnya berada di kota ini atau di sekitar kota ini.  Yang pasti pesawat dogfighter terkenal milik Jepang pada saat perang dunia kedua, 'Zero' (Mitsubishi A6M) dibuat di kota ini.  


LEGOLAND
(レゴランド)


Legoland Jepang baru dibuka tanggal 1 April kemarin dan Hugo lagi suka-sukanya bermain Lego, pada saat dia tahu mau ke Legoland dia sangat senang.  Sebenarnya tiket Legoland bisa dibeli di 7-Eleven dan bisa juga dibeli secara online, cuma kami putuskan membeli di Legoland saja.


Panduan Singkat Nagoya Station

Nagoya Station adalah salah 1 pemegang rekor stasiun terbesar dalam hal ukuran luas lantai, 410.000 m2.  Jadi jangan heran apabila cukup melelahkan berjalan di dalam stasiun ini.  Pada dasarnya stasiun ini cukup sederhana kok, pada bagian surface (atas) terbagi 2 Exit utama, yaitu:

  1. Sakura-Dori Gate yang ditandai dengan Jam Emas (Golden Clock) di tengah-tengah Lobby.

    Di bagian Sakura-Dori Gate inilah terdapat Tourist Info Center, Marriot Hotel, Kintetsu Line, Sakura-Dori subway line, Higashiyama subway line, dan Meitetsu line.
     
  2. Taiko-Dori Gate yang ditandai dengan Jam Perak (Silver Clock).

    Di bagian Taiko-Dori Gate inilah terdapat JR Information Center, Shinkansen Ticket Counter, Shinkansen Gate, Aonami Line, Sakura-Dori Subway Line, Esca Shopping Mall, Nagoya Station Ramen Alley, Lost & Found, dan apabila anda Exit melalui bagian Taiko-Dori Gate anda akan menemukan BIC Camera. 

Menuju Legoland sangat mudah. Dari Nagoya Station, naiki Aonami Line yang terdapat di area Taiko-Dori Gate (Silver Clock) dan ambil kereta menuju Kinjo-futo Station.  Oya, Aonami Line ini tidak tercover oleh JR ya, jadi terpaksa harus beli tiket seperti biasa.  Harga tiket bisa dilihat di papan Fare Chart.  Yang berwarna ungu (atas) adalah tiket untuk dewasa, yang warna biru (bawah) adalah tiket untuk anak-anak.  Balita tidak perlu membeli tiket.  Pada mesin anda tinggal memilih jumlah orang di panel sebelah kiri dengan lambang silhoutte manusia.  Lalu pilih tujuan.  Jika bingung karena stasiun tujuan di mesin berhuruf Kanji, lihat saja harganya.  Misalnya: Kinjo-futo Station menurut panel Fare Chart adalah 350 Yen.  Langsung saja pilih yang 350 Yen di mesin.  Tetapi terkadang ada jalur-jalur tertentu yang ada 2 stasiun yang bertarif sama.  Nah kalau sudah begini terpaksa mencocokkan huruf Kanjinya :)

Setelah tiba di Kinjo-futo Station, langsung turun dan menuju Exit hingga tiba di persimpangan jalan, ke kiri Smaglev, kanan Legoland.  Ambil arah menuju Legoland dan anda akan tiba di jembatan di luar.  Jalan lurus saja ikutin jembatan hingga tiba di semacam lorong.  Ikutin lorong terus saja sampai tiba di persimpangan lagi, belok kiri (jembatan).  Lurus saja dan turun tangga.  Anda sudah tiba di area Legoland.

Banyak pertokoan di entrance Legoland, saran saya jangan habiskan waktu disini karena banyak sekali yang mau dilihat dan wahana yang bisa dicoba di dalam.  Apalagi musim liburan antrian tiket cukup panjang.  Pada saat kami tiba di area Legoland ini turun hujan rintik-rintik.  Duh semoga tidak lama hujannya.

Tiket masuk Legoland Japan (termasuk tax) adalah 6.900 Yen untuk dewasa (13+) dan 5.300 Yen untuk anak-anak (3-12).  Sial sekali rasanya pada saat kami mengantri tiket tiba-tiba hujan semakin deras.  "Duh kasihan Hugo", pikir saya.  Walaupun hujan kami paksakan tetap masuk ke dalam.  Untuk menghindari hujan kami memilih memasuki gedung pertama di sebelah kanan setelah restoran.  Ternyata semacam pabrik mini pembuatan Lego.  Cukup menarik untuk dilihat proses pembuatan Lego, Hugo cukup tertarik melihatnya.  Apalagi setelah melihat setiap pengunjung akan mendapatkan satu buah souvenir berbentuk Lego dengan tulisan Legoland Japan 2017. :)

Ada 1 wahana yang cukup menarik yaitu Submarine Adventure di bagian Adventure.  Kita bisa menaiki Lego berbentuk kapal selam dan masuk kebawah air melihat pemandangan underwater kombinasi antara ikan hidup dan ikan-ikan yang dibuat dengan Lego lengkap dengan bangunan-bangunan yang dibuat dengan Lego.  Menarik 😃 

Eh pas kami keluar dari area Submarine Adventure, hujan pun berhenti dan matahari langsung menyapa.  Asik.  Langsung kami menuju Mini Land dimana miniatur gedung-gedung Jepang dibuat menggunakan Lego.  Wah, saya benar-benar takjub.  Berapa lama coba waktu pengerjaannya.

Legoland ini besar sekali dan sangat menarik untuk anak-anak dengan tema yang kental yaitu Lego. Semuanya Lego.  Bagi Hugo yang pencinta Lego berat, tempat ini benar-benar seperti mimpi.  Setiap kali bertemu Lego Mini Figure dia pasti berfoto.

Permainan terakhir yang Hugo coba dan sangat berkesan adalah Lego Driving School di bagian Lego City.  Wah Hugo bisa mengendarai mobil Lego di track mobil yang sudah lama dia mimpikan.  Dari mukanya saja dia sudah kelihatan sangat senang.  Apalagi pada akhir permainan Hugo mendapatkan SIM dari Legoland.  Dia pikir SIM beneran hahaha.  Kami pun memuaskan diri berkeliling Legoland.  Sangat menyenangkan, bahkan kami orang dewasa yang menemani Hugo cukup bisa menikmati tempat ini.  Top!

Setelah membeli magnet kulkas Legoland untuk saya dan sebuah mainan Lego Batman untuk Hugo, dengan berat hati kami pun meninggalkan Legoland untuk kembali ke Nagoya Station dan menuju ke Nabana No Sato.  

Menelusuri jalur kami datang, menaiki kereta yang sama, kami pun tiba di Nagoya Station.  Sebelum melanjutkan aktifitas kami makan siang di Nagoya Station Ramen Alley (terletak di sebelah keluar dari area Aonami Line), dimana alley ini isinya hanya restoran Ramen.  Kami memesan Ramen seharga 720 Yen per mangkok yang porsinya raksasa.  Hati-hati ya, porsi makanan di Jepang semuanya besar-besar.


Ke Nabana No Sato Menggunakan Meitetsu Bus

Satu-satunya cara menuju Nabana No Sato selain menggunakan mobil adalah menggunakan Meitetsu Bus.  Tidak sulit menemukan Gedung Meitetsu Bus Center yang bersebelahan dengan Nagoya Station.  Rute paling mudah adalah:

  1. Mulai dari Gold Clock (Sakura-Dori Gate) dengan eskalator menuju Tower dan Exit di belakang anda.
  2. Sebelah kiri anda terdapat Takashimaya dan setelahnya terdapat lorong dengan plang di atas bertuliskan Hirokoji Side.  Berjalanlah menelusuri lorong tersebut.  Teruslah berjalan hingga menemukan Hirokoji Exit di sebelah kiri.  Keluarlah melalui pintu tersebut dan anda akan tiba di area outdoor dimana sebelah kiri anda adalah Hotel Marriot, sebelah kanan semacam mini market dan di depan anda adalah Zebra Cross dan Meitetsu Building.
  3. Berjalanlah melalui Zebra Cross dan setelah menyeberang langsung belok kanan.
  4. Teruslah berjalan mengikuti tembok di sebelah kiri anda sampai anda menemukan papan berwarna biru di atas yang bertuliskan Meitetsu Bus Center 3F dan Meitetsu Bus Center 4F.
  5. Naiklah menggunakan tangga di sebelah kiri, ikut penunjuk jalan dan anda sudah tiba di Meitetsu Bus Center.  Ticket Counter terdapat di 3F dan penjualan tiket bus untuk Nabana No Sato terdapat di paling kiri.  Harga tiket bus Pulang-Pergi adalah sebesar 1.780 Yen / Dewasa dan untuk anak-anak gratis.  Anda akan mendapatkan 2 buah tiket bus yang menempel, satu untuk pergi satu untuk pulang jadi pastikan tiket pulang anda simpan baik-baik.  Anda juga akan mendapatkan 1 lembar jadwal bus agar anda bisa mengatur jadwal kepulangan anda.
  6. Bus menuju Nabana No Sato terdapat di lantai 4F gate 22.  Untuk menuju ke lantai 4F anda bisa menggunakan ekskalator atau lift.

Sama halnya seperti kereta, bus di Jepang sangat tepat waktu, jadi pastikan anda sudah mengantri sebelum waktunya.  Perjalanan menuju Nabana No Sato memakan waktu sekitar 30 menit menggunakan jalan tol.  Busnya sangat nyaman sehingga kami semua tertidur dan terbangun tepat sebelum tiba.

Setelah anda turun bus pastikan anda hafalkan tempat perhentian anda karena anda akan pulang dari perhentian bus yang sama.  Ikuti jalan dan anda tiba di loket.  Pada waktu kami tiba cuaca tiba-tiba gerimis lagi 😔  Untung bawa payung deh.  Pastikan apabila anda berkunjung ke Jepang selain musim panas dan dingin selalu bawa payung ya.  Kapan hujan datang tidak bisa ditebak.

Harga tiket masuk Nabana No Sato adalah sebesar 2.300 Yen untuk dewasa dan anak-anak gratis.  Harga tiket sudah termasuk 1.000 Yen voucher untuk digunakan membeli souvenir dan makanan di market ke arah pintu keluar.


NABANA NO SATO
(なばなの里)


Nabana No Sato terletak di Kuwana, Prefektur Mie, sedangkan Nagoya terdapat di Prefektur Aichi.  Tempat ini adalah sebuah taman yang sangat besar, bahkan bisa dibilang salah satu yang terbesar di Jepang dan bunga-bunga yang dipamerkan pun berganti setiap musim kecuali pada bulan Oktober sampai dengan Mei Nabana No Sato berubah menjadi Winter Illumination, yaitu pagelaran besar-besaran bunga yang diterangi menggunakan LED yang katanya berjumlah 8.5 juta.  Seluruh tempat menyala dengan spektakuler.  

 
 

Jujur saja, di awal-awal setelah pintu masuk, saya kurang terkesan karena menurut saya tidak spesial.  Yang membuat makin tidak spesial adalah tempat ini ramainya luar biasa.  Kami pun berjalan menyusuri kebun-kebun LED dengan berbagai macam warna.  Setelah mengikuti jalan kami pun tiba di persimpangan jalan yang dijaga dengan petugas, lurus untuk exit, kanan untuk melanjutkan melihat-lihat lebih ke dalam.  Jujur saja, kurang meyakinkan saya untuk memilih kanan, tapi karena sudah terlanjur datang kami pun memilih ke kanan.  

Ternyata disinilah dimulai pagelaran utama.  Terowongan LED yang nyaris tidak terlihat ujungnya.  Speechless.  Mood saya langsung berubah sejak masuk terowongan ini.  Sangat menyenangkan.  Saya berjalan pelan-pelan dan juga terkadang terhenti karena beberapa turis menyetop saya untuk minta tolong difotokan.  Saya pun tiba di akhir terowongan dan setelah keluar terowongan akhirnya tiba di event utama.  Saya menyebutnya bioskop LED karena seperti menonton film.  Honestly, I didn't see this coming.

Kami menghabiskan waktu cukup lama disini karena sangat takjub.  Anda bisa memilih melihat dibawah atau dari atas.  Jika anda melihat dari atas anda bisa sambil menikmati makanan dan minuman yang ditawarkan.

Apabila anda sudah puas anda bisa turun untuk keluar tapi sebelum keluar pun anda masih disambut dengan kebun bunga yang sangat luas dan di ujung anda kembali memasuki terowongan LED (berbeda dengan saat masuk).  Setelah melewati terowongan LED inilah terdapat market dimana anda bisa menggunakan voucher yang anda dapatkan pada saat masuk dengan souvenir atau makanan dan minuman.

Kami pun menuju perhentian bus dengan rasa puas.  Bus kami datang tepat waktu, seperti biasa kami tertidur selama perjalanan hingga akhirnya tiba di Nagoya Station.  Melanjutkan perjalanan ke penginapan menggunakan Aonami Line menuju Arako Station.  Tiba di penginapan, bocah yang satu ini belum juga capek, masih maen Lego yang dibeli tadi.

Sedikit kejutan malam ini, teman kami Andrew yang bekerja di Nara datang khusus ke Nagoya ini untuk menemui kami.  Kami bertemu di bar di bawah penginapan sambil bercerita-cerita hingga tengah malam.  Tapi apa daya kantuk tidak bisa dilawan, saya pun permisi duluan meninggalkan adik saya dan Andrew.  Malam ini ditutup dengan sangat pas, sekaleng sake sebelum tidur.

Terima kasih sudah membaca dan jangan lupa subscribe ya untuk menerima update blog dan tips-tips travel dan photography dari saya setiap minggunya. 

Sampai jumpa di Day-3.  To Kyoto!

 

Wira Siahaan